Cermin
Tak sengaja aku bercermin di sebuah kaca Sepion motor seorang temanku
wajahku hari ini terlihat buruk sekali, suram sangat suram,
laksana sebuah lampu yang redup ditengah tengah gelapnya malam,
memang tiada senyum hari ini, begitu banyak masalah menggeluti pikiranku….
Ach, Pikirku… tuk apa aku mengeluh mengeluh dan mengeluh
jika tidak ada suatu perbuatan untuk menyelesaikan masalah yang ada di kehidupanku
Aku bangkit dari keterpurukanku, berharap dapat menyelesaikan
satu demi satu masalah yang datang dan mencoba tegar
dalam menjalani kehidupan yang ku jalani saat ini.
Lalu dengan berusaha semangat,
aku langkahkan kaki menjauhi kaca Spion motor temanku
ku hampiri beberapa temanku,
bercanda dengan mereka penuh dengan tawa
mungkin karena aku jarang pulang ke rumah
sehingga rasa kangen terhadap teman serta keluargaku
menambah keceriaan di dalam suasana hari itu
tiba tiba langit gelap, dan menandakan bahwa akan datang hujan
aku pulang,.,.,
duduk di kamar sendiri tanpa teman, lagi lagi terlintas sejenak
masalah masalah yang menggeluti pikiranku
Sebuah kaca di dalam kamar kembali aku pandangi,.,.
begitu tampannya aku hari ini
bersih kulitku
dengan sebuah goresan tato di badanku seolah
menambah keindahan badanku,.,.
cerah wajahku
ya, mungkin dikarenakan tadi aku dapat membuang sejenak beban pikiranku
bersama teman dan keluargaku
dengan canda dan tawaku
sehingga keadaan wajahku pada jam ini
sangat berubah drastis…
inilah,.,.
inilah wajah yang aku harapkan setiap hari dapat di lihat semua orang
sebuah wajah penuh keceriaan, senyum dan kesemangatan
hari ini begitu berarti atas pelajaran yang aku dapat
bahwa senyum itu akan membuat diri seseorang
sangat indah di pandang
dan aku akan
selalu
berusaha
dan
terus
berusaha
berseri
laksana bunga di musim penghujan
agar semua orang yang memandang
terkesima akan keindahanku