Puisi, artikel dan sebagainya, hasil iseng iseng …


Lihat Baca dan Hayati

“Duch dech Diluar panas banget yach..!!,udahan macetnya minta ampun lagi” Kt si Ghizoy. Si Harry yg emang dari tadi nyalain AC gede2 sambil ngisep marlboro,di samping kanan ada segelas kopi,disamping kiri ada segelas es kelapa, ngga ketinggalan dia juga nonton Film ‘American Pie’, cma diam aja.”Ech Kuya, loe denger ngga sich gw ngomong..!!!”  Si Harry masih saja ngga peduli kt2 temennya entuh, tapi si Ghizoy terus aja ngomong.! “Ech Ry, loe tuch jadi anak muda enak banget yach, siang siang gini minum es kelapa,udahan ACnya difullin,duch dech nontonya ‘american pie’ lagi… loe ngga nyadar apa diluar sana banyak manusia yg ngga seberuntung eloe, tadi dijalanan gw liat pengemis ama anaknya di pinggir trotoar,trus kuli jalanan panas panas gini ngegali selokan buat kabel, yg lebih parah gw liat bapak2 udah sekitar 60 th gitu masih narik becak…” kt2 ci Ghizoy terputus sampe disitu, saking keselnya ia nimpuk ci Harry pake asbak…!
…….
“HAAARRRYYYY…!!! bangun loe, udah setengah satu, bapa loe udah dari tadi tuch nungguin…” teriak emaknya Harry, dan Harrypun terbangun…Ia beranjak dari kasur dan menuju kamar mandi untuk cuci muka sambil menggerutu…
“Sial si Ghizoy, gw lgi enak-enak mimpi jadi orang kaya dia pake dateng juga dalam mimpi gue…duch dech malahan diluar panas banget, kerjaan hari ini naikkin genteng rumah lagi..!!!”

“Dimana1”
Dimana aku jika diantara khatulistiwa
Dimana aku mencari tititik sandar
Dimana aku disaat arungi samudera
dan Dimana aku jika tanya mercusuar
Padamu aku bertanya atas khatulistiwa
yang kau gariskan dihatiku
Padamu aku bertanya kemana titik sandar ini
yang kau torehkan dijiwaku
Padamu aku bertanya dimana samudera hatiku
yang kau hamparkan diantara butir pasir
dan Padamu aku bertanya Dimana kau sembunyikan mercusuarku
yang menyorot setiap jengkal hatiku yang hitam

“Dimana”
Dimana aku ketika gelap menyelimuti jiwa
Sadarku akan hitamnya dunia
tertutupi oleh pekatnya surga
dan aku buta
dan aku terjebak
dan aku terperosot
jatuh,.,.,.,.,…
Sampai tiada yang menuntun ku
Pun kau Ayah Dimana,.,. dimana kau ketika ku butuh keperkasaanmu
Pun kau Bunda Dimana,.,. dimana kau ketika ku butuh belai kasihmu

“Aisya”
Kan ku lukiskan indahnya Parasmu dikanvas sutra
dengan tanpa bentukmu dihadapku
Kan ku lukis meski hanya bayangmu tanpa cermin
namun sulit ku mencari kanvas sutra berkain emas
namun kusulit mencari kuas bertinta berlian
ku tak sanggup melukiskan keindahanmu ,.,.

Aisya, baluri bayangku dalam shalihmu,laksana kau hiasi rambutmu
Aisya, ketika akalku kau hepas,logika tersisa Pun pudar oleh keindahanmu
Aisya, kau hadir laksana bayu menghempas Ilalang, tepas istilah maya
Aisya, bait yg tak kan cukup atas indahmu sua ku habis
Sebab indahmu tak telukiskan Puisi ,.,..,

Tanganku teradah, meminta padaMU,..
Berikan rizkiMU, dan kan ku lukiskan keindahan Aisya
Berikan mukhzizatMU, dan ku tuangkan diberibu lebar kertas
Bertuliskan bait-bait keindahan Aisya,…

“Jawabku”
Jangan kau tanya baikmu untukku
Sebab inci tumbuh rambut ini nasihatmu .,.
Jangan kau tanya artimu untukku
sebab kau beli kejujuranku atasmu
Jangan kau tanya Indahmu dalamku
Sebab mesir takluk akanmu
Jangan kau tanya Pentingmu bagiku
Sebab pintamu tersirat atas jiwaku
dan habis jawabku atas perisaimu
bak kelopak mentari
nan Perkasa melindungimu

“Persahabatan”
Kau tempatkan aku dikerasnya hidupmu sobat
telah kurasakan tertatihnya kau berjalan
bila lambat lah aku sebab temukan jalan berkelok
pintaku padamu mari kita singkirkan aral terjal
agar kau dan aku dapat terus berjalan bersama
mengarungi kerasnya zaman yang semakin menuntut
tadahlah aku ketika aku mulai lunglai
niscaya kuringankan langkahku
Dekaplah ku erat jika ku mulai lelah
Jadilah kedua tanganku meski kau tampar
persendianku yang mulai kacau
biarlah aku ibarat kakimu yang siap kau bawa
tuk melangkah, namun biarkan kutendang batu yg menghalangi
Dekaplah ku erat jika ku mulai lelah
kan ku sambut pelukmu dengan hangat
dan kita jalani hari2 seperti dulu
dengan perbedaan yang menyatu dalam sebuah wadah
yaitu Persahabatan

Jika dan Pintaku
Jika aku diciptakan didunia ini hanya untuk merugikan orang lain
Pintaku PadaMU ya Allah,., Cabut nyawaku dalam SyahidMu
Jika aku diciptakan sering berpaling bahkan melupakan NikmatMU
Pintaku PadaMU ya Allah,.., bukakan mata hatiku yang buta ini
Jika aku diciptakan hanya untuk Mencintai seorang wanita melebihi cintaku padaMU
Pintaku PadaMU ya Allah,.., berikan aku seorang perempuan yang mengajakku tuk MencintaMU
Jika aku diciptakan hanya untuk mengejar harta duniawiMU
Pintaku PadaMU ya Allah,.., Miskinkanlah aku namun disayang olehMU
Jika aku diciptakan hanya untuk mendurhakai kedua orangtuaku
Pintaku PadaMU ya Allah,.., Jerumuskan aku dalam neraka jahanamMU

,,,,, dan ketika pikirku akan meminta kepadaMU tak lagi ku pikirkan,.. semua harapan hampa sebab aku tak tahu apa yang aku harapkan dariMU,.. “Sebuah Permohonan Maaf Kah ?” kembali aku bertanya, pantaskah aku meminta maaf kepadaMU atas apa yang ku perbuat terhadapMU

“Buta”

Kenapa kau tuntun jalanku menuju kesesatan,..lalu kau tinggal begitu saja,…kau tak pernah menuntunku,.,. bukankah kau tahu kalau aku “buta” akan dunia seperti ini,.,.,.?
Disaat kau campakan aku karena kebutaan ini, perlahan aku melihat dengan jelas,.,. dan aku merasakanya
betapa aku terbuai oleh hitamnya dunia ini,..!!!
Dan kau memanfaatkan keadaan ku saat itu
Sampai suatu hari kau tak pernah mendatangiku,.. sebab kau telah pergi tuk selamanya,…
yach, kau tahu itu,.. aku tidak “buta” lagi .,.,.. aku tidak perlu dituntun lagi..!!!
Betapa kotornya, kehidupan ku yang tak lagi buta ini,.,.. tanpa pejamkan mata
aku mengarunginya,.,. hari demi hari,.,. tahun demi tahun,.,..
Kala itu aku mengenal seorang wanita buta dan ditugaskan untuk menuntun seorang wanita buta itu
untuk masuk ke duniaku,.,.. namun aku dicercanya dan ia berkata “lebih baik aku buta akan duniamu !”
Sesaat anganku menerawang jauh, sebab kenapa aku tidak berpikiran seperti wanita buta itu ?
Yach hanya sebatas menerawang ! seakan aku bangga bisa melihat dunia itu,.,.!
……………………
Aku sendiri ,.,.. yach aku sendiri sebab meraka pergi,.,.,. kealam yang meraka buat di dunia,.,.,. menuju alam yang mereka buat di sana ,.,.,. alam kekal penuh dengan api,.,.
Sampai pada seorang wanita buta yang pernah mengajakku itu menghampiriku,.,.,. dan ia dengan perlahan mengajak ku untuk kembali buta dalam dunia yang selama ini aku jalani,.,.,. aku dipaksa buta untuk dunia yang aku jalani ,,.,., namun saat ini aku benar benar buta dengan dunia yang saat ini aku jalani,.,.,. dan entah sampai kapan dunia yang buta ini aku jalani,.,.,.entah lah ,.,.!!!!
………………….
dan masih pada tahun ini, aku tetap buta akan kebenaran dunia menuju kebenaran akhirat, adapun seseorang yang menuntunku untuk melangkah, tanpa tersesat telah pergi dari kehidupanku,.. dan entah sampai kapan kebutaan yang kualami ini dapat ku buang jauh meski tak bisa ku hilangkan
dengan jalan seseorang yang dapat menuntunku lebih baik ke arah masa yang lebih baik diakan datang,.,
……… semoga dan semoga akan hadir kelak dikehidupanku ini ,…ku harap dan selalu kuharap padaMU atas datangnya ia sebagai petunjuk untuk mendekatkan diriku terhadapMU,.,.!!!!

Permintaan Maaf  Dari Orang Yang tak patut dimaafkan

Gw kembali, Kembali ke hangatnya keluarga namun…!
ngga ada sebuah kegembiraan yg hadir dipikiran gw
Ketika gw pulang, sebab Ade sakit dan harus dibawa ke rumah sakit
ngga ada sebuah kegembiraan yg hadir dipikiran gw
Ketika gw pulang, sebab lagi, lagi dan lagi Emak nangis
Ia nangis karena Bapa ngga Sembuh2 dari penyakitnya
Ia nangis karena Bapa selalu di injak2 orang berduit
Ia nangis karena Ade sembunyiin penyakitnya
dan Ia masih dengan tangisnya bercerita sama gw
Tentang dirinya yang ternyata baru sembuh dari sakit
….
dan Gw… berlalu sambil menghela napas panjang
berlalu menghampiri Abang gw…
Sejanak lepas beban gw !
dan Ia bercerita tentang nenek yang tertimpa musibah
Nenek gw masuk rumah sakit !

Semalaman gw ngga bsa tidur…
hanya termenung disebuah sudut jalan
ditemani berbatang2 rokok…
berpikir sejenak…

Gw akan berlari menuju rumahMU ya Rabb
berharap bersimpuh untuk mengeluh dan meminta kepadaMU
tapi gw hentikan langkah gw… selembar kertas telah gw injek
yg bertuliskan “Perminataan dari seorang yang tak patut tuk meminta”

Apa yg bisa gw lakuin, hanya berlalu dengan membawa sebongkah beban
yg begitu berat di otak gw, memaki dan terus memaki diri sendiri…
atas apa yang belum bisa gw lakuin untuk mereka…!!!

12 Juli 2009

Artikelku tentang Manusia nga berkualitas

Zaman udah semakin gila, yach kya satu contoh artikel gw ini :
Anak Muda yang ngga berkualitas
Yups!, kehidupan mereka simple, tangkrangtongkrong, begadang
bangun siang, ngabisisn duit yg emang masih minta ma ortu
kalo kehabisan duit,yach nyari sana sini tanpa mikirin halal pa haram!….
simplenya lagi…Kalo mau kawin yach ia kawin aja
pedahal pengangguran, untung ortunya masih punya tanah
jual tanah buat biaya mereka kawin.
kalo ada sisa hasil jual tanah, beli gadean motor dech…
Simple khan!
Yg jadi pertanyaan, sebenarnya mereka pengangguran pa bukan sich ?
Kebanyakan manusia kaya gitu tuch ngga berpendidikan yach hidupnya begitu2 aja
ngga ada perubahan dan ngga mau dirubah
Adapun yang sekolah yach cuma
dijadiin formalitas doank…yups anehnya jalur kehidupan monoton entuh ngga mau mereka rubah bahkan jika ada seseorang yg ngajak untuk ngerubahnya yang ada tuch orang dimaki-maki bahkan di usir dari tempat mereka ….!
Yg paling jijik lagi style’an mereka yg ngikutin perkembangan jaman sedangkan otak mereka
ketinggalan jaman, petantang petenteng, dan yg bikin heran mereka tuch bangga dengan kehidupan mereka yg cuma ngabisin waktu untuk hal2 yang nga bermanfaat…
Simple banget khan !
Dilahirin, dididik ma ortu, tumbuh gede, berkeluarga, punya keturunan, trus mati dech ! yach simple banget tanpa disisipkan kata kata normal lain seperti kata2 untuk manusia berkualitas…!!!
Satu lagi… apa yg dapat kita ambil dari manusia seperti itu ilmu bermanfaat apa yang dia punya
dan berguna untuk orang lain,Sungguh… sungguh sebenarnya hanya kita yg tahu seberapa berguna
seberapa hebat, dan seberapa berkulitasnya seseorang yang saat ini jadi teman kita……
…….Dan satu lagi, dengan bangganya mereka ceritain tentang mempermainkan cewe…yach, semua keburukan yg pernah mereka lakukan, mereka ceritain tanpa dosa, malah merasa bangga….Yach ini cuma segelintir artikel dari sekian ratus fakta yang ada di kehidupan ini …!!!,.,.. dan parahnya lagi ketika gue denger dari tetangga dan orang2 yg ada disana saat sebuah kejadian yg menurut gue nga seharusnya dilakukan, yaitu ketika temen gue merrit di usia muda karena hamil duluan, dan para tetangga dan orang sekitar hanya bilang “Oooch,..” ada juga yg bilang  “Nga apa apa yang penting tanggung jawab” , trus ada juga yg bilang  “klo loe mau merrit sama cewe cakep tinggal loe pake aja trus loe tanggung jawab dech,.,.” huuuuhhh gila yach jaman sekarang, sungguh gila banget jaman ini, sebobrok inikah pemikiran manusia seiring berkembangnya jaman,.,…

Aku Malu

Ku hisap kembali sebatang rokok yang masih tersisa di saku ,.,.di atas jembatan penyebarangan itu kunyalakan sebatang rokok tadi,.,. pandangku menerawang ke bawah sana, banyak orang lalu lalang hilir mudik kesana kemari,.,. sejenak ku terdiam,.,. ada seorang lelaki tua renta terlihat jelas meski dari atas sini kulihat ia menghisap rokok kretek dengan mulutnya yang tanpa gigi, jalannya tak tertatih, dibelakangnya mengikuti sebuah gerobak yang memang ia tarik dengan kedua tangannya, keringat membasahi bajunya yang terlihat juga olehku, begitu kusam dengan beberapa sobekan kecil dan besar melambai tertiup angin membawa debu dan asap, !!!
Sesaat hatiku berkata “Aku aku malu betapa aku malu padanya” ,.,. haah aku tertunduk dengan pikiran sedikit menyesakkan dada, teringat aku akan hari depan kelak,Pada Bapakku.,.,.
Lelahnya badan ini memaksaku untuk duduk diantara teralis besi jembatan penyebrangan itu aku sendiri yach aku masih sendiri disini, sang kakek tua telah berlalu dari pandanganku, berganti dengan tiga orang anak kecil usia SD turun dari sebuah bis kota, ia begitu senangnya bercanda , mereka duduk di dekat halte bis dan membuka sebuah bungkusan kecil usang bekas tempat permen, kulihat beberapa recehan dan uang lembaran lecek di dalamnya, seseorang diantara mereka mengambilnya dan ditaronya di kantongnya lalu mereka kembali berlari mengejar bis kota!!!
Sesaat hatiku berkata “Aku, aku malu betapa aku malu pada mereka.”,.,. kembali aku tertunduk dengan pikiran sedikit menyesakkan dada, teringat aku akan hari depan kelak, Pada adik adikku.,.,.
Aku masih duduk diteralis besi itu dengan rokok mengebul keluar dari mulutku,.,. ku keluarkan sebuah minuman mineral yg tadi ku beli dan ku taro di dalam tas, ku letakkan di sampingku baru saja ketika aku mau meminumnya pandanganku kembali terfokus oleh seorang Ibu tua, dan lebih pantas dipanggil dengan sebutan nenek tua yang berambut putih tanpa gigi, dengan langkah pasti namun badan terbongkok karena beban yang ada dipundaknya sebuah dagangan yaitu buah semangka, dapat kuhitung dari sini ada sekitar lima belas buah di gendongnya, entah kenapa kulihat rautnya tanpa beban berjalan menelusuri keramaian,.,.!!!
Sesaat hatiku berkata “Aku, aku malu betapa aku malu padanya” .,. Kembali aku tertunduk dengan pikiran sedikit menyesakkan dada, teringat aku akan hari depan kelak, Pada Ibuku ,.,.,.
Aaacch, tidak terasa air mineral ini ku minum sungguh tidak terasa menyejukkan hati, hanya sebatang rokok ini yang memang terasa di mulutku, kembali aku terhentak oleh pemandangan dibawah sana, seorang pemuda yang usianya kuperkirakan lebih tua lima tahun dari aku, dikejar kejar beberapa orang, ia berlari dengan kencang menerobos keramaian, namun tiba tiba ia terjatuh karena terpelesest sampah sayuran, ia terjatuh,.,. dan beberapa orang yang mengejarnya mendapatkan kejarannya sambil menendang, memukul dan menghantamnya dengan benda2 tumpul yang ada disana, lima orang lebih memukulinya, sungguh aku sungguh terkejut melihatnya, sampai aku aku beranjak dari teralis yang aku duduki, dan ada seseorang lewat dibelakangku lalu aku bertanya padanya, ternyata lelaki itu telah ketahuan menjambret hp seorang penumpang bis kota, ia melakukan itu karena tidak mempunyai pekerjaan dan sudah berkeluarga pula,.,.,.aku terdiam sejenak sambil melihat lelaki itu dikeroyok, namun aku tidak dapat berbuat apa apa, sampai beberapa polisi membawanya,.,.,dan
Sesaat jantungku berdegup kencang dan hatiku berkata “Aku, aku malu betapa aku malu padanya”… kembali aku tertunduk dengan pikiran sedikit menyesakkan dada, teringat aku akan hari depan kelak, Pada Kakak ku,.,.,.
Pagi itu, sebatang rokok ini kuhabiskan dengan berbagai kejadian yang membuatku semakin mengerti betapa diluar sini banyak kekerasan yang harus dilalui beberapa orang demi sesuap nasi, sedangkan aku tidak sama sekali berpikir untuk bersyukur atas apa yang sekarang aku dapatkan, hanya mengeluh mengeluh dan mengeluh,.,.,.
Pagiku di jembatan penyebrangan sebuah pasar ini aku berdiri, hari itu aku bermaksud mengunjungi kedua orangtuaku namun betapa malasnya aku bertemu dengan mereka, sehingga beberapa saat aku habiskan waktu di jembatan itu ,.,.namun sebatang rokok itu membarikan ku pelajaran atas kehidupan hari ini, kembali aku bersemangat untuk mengunjungi orangtuaku,.,.,hari itu hatiku berkata “terimakasih untuk Kakek Pembawa gerobak, Adik pengamen, dan Penjambret hp”